Diciptakan Bukan Menciptakan
"Secandu Itukah Candumu"
Ikan, membedakan engkau beristirahat saja aku tidak paham, lantaran ketika engkau tertidur kedua bola mata mu masih terbuka dengan besar, bertanya pun tidak mungkin engkau paham. Apakah ini sebuah pesan yang dicetuskan oleh seorang penyair "Janganlah memperlihatkan sesuatu apa yang di kerjakan hanya untuk sebuah pujian".
Begitulah maksud dari pemikiran si pemuda yang ingin sekali mencampurkan sesuatu dari sebuah imajinasi apa yang ia harapkan dari sebuah cerita fiksi menjadi sebuah kehidupan nyata.
Dari sebuah pertanyaan harus ada jawaban yang menjadi sebuah bentuk terwujudnya sebuah pemikiran untuk apa kita harus mendengarkan sebuah jawaban yang terkadang tidak sesuai dengan apa yang diinginkan, dan itulah jawaban yang sebenarnya, berpikirlah sesuatu yang tidak diinginkan akan merubah pemikiranmu menjadi bagaimana caranya menikmati rasa pahit tanpa harus mencicipinya.
Secara tidak sadar semesta pun memberikan sebuah pesan sesuatu yang bernyawa pasti akan merasakan kematian. sebab sesuatu apa yang kita punya hanyalah semata, terus masihkah engkau ingin bersifat terhebat melebihi dari sang penciptamu. Segala sesuatu yang diberikan akan kembali kepadanya termasuk kehebatan yang engkau punya, jadi untuk apa juga engkau harus memperlihatkan kehebatanmu dihadapan semuanya bahwa engkau itu sama diciptakan bukan menciptakan.
Semesta, menjadi sebuah kehidupan di mana sebuah makhluk yang diciptakan bernyawa diberi akal diberi pikiran agar bisa membantu berpikir mana yang baik dan mana yang buruk. Dan semuanya itu hanya untuk taat menjalankan semua atas perintah nya saja ia diciptakan.
untuk mengikuti semua keinginan yang di mintanya dapat terwujud kunci cuma satu, cukup menjauhi segala larangan-nya dan menjalankan segala perintahnya, sesimpel itu amanah nya. Tapi dikasih juga godaannya supaya makhluk itu mempunyai keyakinan untuk memilih urusan kanan atau urusan kiri.
Tapi tenang disepanjang perjalanan selama tinggal di alamnya semesta, ia selalu mengawasinya selalu melihat semua bagaimana engkau menjalankan amanahnya, selalu tetap ada dimana pun engkau berada sepanjang hayat sampai ia berkata waktunya untuk kembali kepadanya. Dan semuanya itu tidak mudah untuk menjalankan segala perintahnya tetapi dengan mudahnya engkau menjalankan segala larangannya.
Begitulah fungsi yang sebenarnya, mungkin kita hanya tau bentuk dan wujudnya tidak tahu seberapa penting fungsinya segala sesuatu yang diciptakannya. jika mereka paham semua dari fungsinya, kita akan berjalan dengan mulus dalam menjalankan misi untuk mendapatkan kedudukan dan derajat yang tinggi begitu lah harapan semua ciptaannya yang selalu meminta tetapi sering kali lupa caranya berterima kasih.
Semua sudah di hadiahi tujuan masing-masing, dan sekaligus di beri juga jalannya meski jalan yang dilarangnya lebih banyak yang dipilih dan begitu banyak pula yang terjerumus, Kemungkinan itu sebuah rencana bahwasanya seberapa kuat insan itu berjalan dijalan yang bukan jalan semestinya yang walaupun menurut umatnya itu benar dan mengasikan. Senyaman apa pun semulus apa pun perjalanan yang salah arah tidak akan pernah sampai ke tujuannya. Berhentilah sejenak untuk menepi mungkin akan ada yang memberi tahu mu sudah waktunya berbalik arah bahwasanya perjalanan yang selama dilaluinya bukan jalan menuju ke tujuanmu.
Suatu hari penghuni itu meminta seorang pendamping pinta dari salah satu penghuninya yang begitu jantan. Dan terwujud lah permintaan si jantan, ketika ia di pertemukan oleh si betinanya rasa senang yang begitu menggebu-gebu. Berharap ketika ia sedang tersesat ada yang memberikan arahan untuk sampai ke tujuan dan sekaligus menjadi sang penyemangat dalam melakukan peran sebagai penghuni semesta.
Terciptanya sepasang penghuni semesta dan terbentuknya tentang sebuah perasaan bukti bahwa setiap yang bernyawa sudah di berikan pendampingnya masing-masing tinggal penghuninya itu sendiri yang mencari meskipun pendamping itu tidak tahu bentuknya dan tidak tahu juga wujudnya, Perilakumu yang akan menentukan seberapa seriusnya ia menjadi peran untuk mendapatkan sesosok pendamping hidup yang mempunyai tujuan sama.
Sejatinya tetaplah berbuat baik jika ingin diperlakukan dengan baik dan jangan pernah meminta balasan baik, sebab menjadi baik itu tidak akan terlihat saat dipertontonkan, sebab kebaikan itu tentang tak perlu diperlihatkan cukup dirasakan karena tidak akan pernah ada binatang sirkus berkerja dengan tulus karena iya tak tahu juga bahas binatang bukan, karena binatang tidak butuh penglihatan tapi tentang rasa ia tau seberapa manusia nya engkau terhadap sesama penghuni semesta.
Motif dari semuanya adalah jika tidak bisa menciptakan setidaknya jangan merusak. Insan itu di ciptakan dari sebuah rencana yang sudah disusun segala Keperluannya, dan seberapa berharga nya penghuni itu diberikan akal dan pikiran, Dan binatang tidak punya akal tapi ia tetap terlihat tetap mahal, sebaliknya jika ingin terlihat mahal pergunakanlah akal sebab binatang tidak pernah menunjukkan bahwa dirinya mahal.
Komentar
Posting Komentar